Kamis, 29 Februari 2024

Kapten Pasukan Elite Israel, Linor Snir, Tewas di Tangan Milisi Pejuang Palestina

Ikuti Riaunews.com di Google Berita
 
Israel membawa pulang mayat tentaranya yang tewas diterjang peluru pejuang Palestina.

Tel Aviv (Riaunews.com) – Media Israel telah mengkonfirmasi kematian Kapten Linor Snir, seorang kapten kompi di Brigade Golani, dalam bentrokan dengan milisi perlawanan Palestina di Jalur Gaza Utara.

Media Israel pada Rabu (22/11/2023) menyebut, petinggi militer Israel yang tewas itu adalah Kapten Linor Snir, pemimpin sebuah kompi di brigade Golani, dalam bentrokan dengan milisi perlawanan Palestina di Jalur Gaza Utara.

Dlansir Tribunnews, milisi perlawanan Palestina dilaporkan memang tetap melakukan serangan terhadap pasukan Israel di beberapa front di Gaza.

“Serangan-serangan itu disebut cukup mampu menghentikan laju serangan IDF ke Jalur Gaza dan mengakibatkan kerugian material dan manusia dalam jumlah besar di pihak Israel,” tulis laporan Al-Mayadeen.

Sebelumnya, IDF mengumumkan kematian dua tentaranya, termasuk seorang perwira di brigade Givati, sehingga menambah jumlah kematian di kalangan tentara Israel menjadi total 390 tentara sejak 7 Oktober.

Juru bicara militer Brigade Al-Qassam, Abu Obaida, menyatakan dalam sebuah pernyataan pada Senin kalau 60 peralatan tempur Israel dari beragam jenis telah menjadi sasaran milisi tersebut dalam beberapa operasi tempur.

Kemarin, Brigade Al-Qassam, sayap militer Hamas, melansir video penyergapan yang disiapkan para anggotanya untuk pasukan Israel.

Pasukan Elite Pengintaian

Brigade Golani dibentuk pada tanggal 22 Februari 1948, ketika brigade Levanoni yang ditempatkan di perbatasan Lebanon Israel dibagi menjadi dua brigade yang lebih kecil.

Wikipedia menyebut, Brigade Golani daalah salah satu dari lima brigade infanteri reguler Pasukan Pertahanan Israel (IDF).

Brigade ini secara rantai komando berada di bawah Divisi ke-36 pasukan Komando Utara.

Simbol brigade ini adalah pohon zaitun hijau dengan latar belakang kuning, tentaranya mengenakan baret coklat . Ini adalah salah satu unit infanteri paling bergengsi di IDF.

Brigade ini terdiri dari lima batalyon, termasuk dua yang dipertahankan sejak awal (12 dan 13), satu ditransfer dari Brigade Givati ​​(51).

SpecWarNet, sebuah situs web yang didedikasikan untuk Unit Pasukan Khusus militer di seluruh dunia, memberikan informasi kalau Brigade Golani punya elemen bernama Machleket Siyur Meyuchedet, atau Peleton Pengintaian Khusus.

Sejak pembentukannya, anggota elemen pengintaian brigade Golani telah membuktikan diri mereka sebagai kekuatan yang efektif dengan banyak kemampuan di luar peran pengintaian sederhana.

Mereka telah beroperasi di seluruh Israel dan bahkan lebih jauh lagi; di Beirut, Lebanon, Suriah, dan bahkan Uganda.

Sayeret Golani mempunyai sejarah berdarah namun termasyhur.

Unit tersebut menyerang dan merebut puncak Gunung Hernon yang berlokasi strategis dalam pertempuran sengit selama Perang Enam Hari.

Pada awal Perang Yom Kippur, Resimen Pasukan Terjun Payung ke-82 Suriah merebut puncak gunung dari kontingen kecil pembela Israel. Sayeret Golani ditugaskan untuk merebut kembali lokasi strategis tersebut.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *