Rabu, 17 Juli 2024

Kisah Relawan MER-C yang Mencium Bau Wangi Jenazah Korban Serangan Israel

Ikuti Riaunews.com di Google Berita
 
Warga Palestina menggendong jenazah anak-anak yang menjadi korban serangan militer Israel. (Foto: Reuters)

Gaza (Riaunews.com) – Relawan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C), organisasi yang bergerak di bidang kegawatdaruratan medis, Fikri Rofiul Haq, menceritakan pengalaman saat ia memegang jenazah korban serangan Israel. Jenazah itu adalah Mustafa, pria berumur 16 tahun.

Dia mengaku baru pertama kali memegang jenazah, yang meninggal akibat serangan Israel. Sebab selama ini, tim Mer-C hanya mendokumentasikan saja.

Dilansir Kumparan, Fikri mengaku mencium bau wangi dari jenazah tersebut.

“Selama ini kan banyak orang yang (bilang) MasyaAllah jenazahnya wangi, jenazahnya wangi, ini baru pertama kali seumur hidup aku, jadi jenazah itu kering enggak ada air sama sekali dan wanginya itu ternyata emang sampai, kan waktu itu di trotoar jalan, lalu diangkut oleh mereka ke meja itu iya kan, dan wanginya langsung nyebar gitu loh,” kata dia dikutip dari akun resmi Mer-C di X, Ahad (5/11/2023).

Fikri mengaku sebelum memegang jenazah tersebut, dia mencium tangannya sendiri tetapi tak terendus bau apa-apa. Setelah memegang jenazah tersebut, ia kembali mencium tangannya sudah beraroma wangi.

“Tadinya aku kan enggak berani pegang, akhirnya memberanikan diri untuk megang jenazah itu gimana ya, bener-bener kayak parfum, kita kayak lagi diolesi parfum seperti itu,” ucapnya.

“Namanya adalah Mustafa, umur 16 tahun, tadi saya baru memegang jasad beliau MasyaAllah sekali, wangi yang keluar dari tubuh seorang syuhada, keluar tidak henti-hentinya, banyak orang yang pegang tubuh beliau, MasyaAllah wanginya begitu harum. Ini menggambarkan bahwa mereka orang-orang pilihan Allah yang InsyaAllah akan dimasukkan ke dalam surga,” ungkapnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *