Jumat, 12 Juli 2024

Mantan Ketum PBNU Said Aqil Tegaskan Dukungannya: Saya di Pihak Anies-Muhaimin!

Ikuti Riaunews.com di Google Berita
 
Mantan Ketua Umum PBNU Said Aqil Sirodj bersama Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali (kiri) dan Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid (kanan). Pertemuan itu berlangsung di Nasdem Tower, Gondangdia, Menteng, Jakarta, Selasa (9/1/2024). (Foto: Kompas)

Jombang (Riaunews.com) – Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj menegaskan bahwa dirinya ada di pihak pasangan calon presiden-calon wakil presiden (capres-cawapres) nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.

“Walaupun (posisi saya) enggak ono gunane (ada gunanya) wes, seperti semut lah. Enggak ada gunanya lah. Hanya ketahuilah bahwa saya ada di pihak (capres-cawapres nomor urut) 1,” ujarnya saat memberikan sambutan di haul ke-45 Kyai Bisri Syansuri di Jombang, pada Sabtu (13/1/2024) dinihari.

Dilansir Kompas.com, Said Aqil kemudian menjelaskan bahwa dirinya pernah menjadi tetangga Muhaimin Iskandar.

Saat bertetangga pada 1996 lalu, Said Aqil mengenang pria yang karib disapa Cak Imin tersebut sebagai sosok yang masih sederhana.

“Ini mantan tetangga saya dulunya, kayanya dulu saya, saya mobilnya sudah kijang bagus, beliau masih bodolan mobilnya itu tahun 1996,” kata Said Aqil.

“Saya dukung 100 persen. Tapi saya ini apa wong Ketua NU bukan, Ketua partai ya bukan,” ujarnya lagi.

Said Aqil kemudian menceritakan kisah Nabi Ibrahim yang melawan Raja Namrud.

Dalam kisah itu, saat Nabi Ibrahim dicelakai oleh Namrud banyak binatang besar seperti harimau dan gajah berupaya menolongnya.

Begitu juga dengan semut yang berukuran kecil. Said Aqil menganalogikan posisinya saat ini layaknya seperti semut yang kecil.

Oleh karena itu, Said Aqil mengatakan, dukungannya kepada pasangan Anies-Muhaimin mungkin tidak berarti.

“Tapi ini merupakan simbol, tanda bahwa saya berada di pihak Ibrahim, bukan di pihak Namrud,” katanya menegaskan.

Sebelumya, Said Aqil memang telah mengaku berempati pada psangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar.

Hal itu disampaikan Said Aqil setelah bertemu dengan sejumlah petinggi Partai Nasdem dan Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid di Nasdem Tower, Gondangdia, Menteng, Jakarta pada 9 Januari 2024.

“Tidak ada yang namanya minder, takut, kecil hati, enggak boleh. Harus optimis dan berdasarkan iman kepada Tuhan dan pasrah kepada Allah, tawakal, disamping kita usaha keras,” ujar Said Aqil pada awak media.

“Saya menaruh simpati kepada capres-cawapres Anies dan Muhaimin,” katanya lagi.

Meski begitu, saat itu dia tak menjawab secara jelas ketika ditanya apakah pernyataan itu menunjukkan sikap politiknya mendukung Anies-Muhaimin.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *