Kamis, 30 Mei 2024

Meski Sudah Dilarang Bawaslu, Ahmad Dhani Tetap Gelar Konser Gaspoll Prabowo-Gibran

Ikuti Riaunews.com di Google Berita
 
Konser Gaspoll Satu Putaran Prabowo-Gibran tetap digelar Ahmad Dhani meski sudah dilarang Bawaslu Surabaya. (Foto: Akurat)

Surabaya (Riaunews.com) – Konser Gaspoll Satu Putaran Prabowo-Gibran yang digelar oleh Ahmad Dhani di Jatim Expo pada Sabtu (3/2/2024), menjadi polemik lantaran tetap berjalan meski sudah dilarang oleh Bawaslu Surabaya.

Kejadian tersebut bermula saat Bawaslu Surabaya mencoba menghentikan agenda kampanye rapat umum yang dibalut konser tersebut. Konser itu dihadiri pentolan Band Dewa-19 sekaligus Caleg DPR RI Dapil Jatim 1 dari Partai Gerindra, Ahmad Dhani.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi Bawaslu Surabaya Muhammad Agil Akbar beralasan pelarangan dilakukan lantaran kegiatan itu dilaksanakan di luar dari jadwal yang telah ditentukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Selain itu Agil mengaku pihaknya juga sudah mengimbau apabila pada Sabtu (3/2/2024), agenda kampanye rapat umum di Kota Surabaya hanya ditujukan kepada pasangan calon nomor 1 saja.

“Jadi sudah kita imbau sebelumnya, untuk kampanye rapat umum pada tanggal 3 itu bukan waktunya paslon nomor 02 tetapi paslon 01 di Kota Surabaya,” ujarnya kepada wartawan saat dikonfirmasi, Sabtu (3/2).

Agil menambahkan apabila pihak penyelenggara tetap bersikeras mengadakan kegiatan tersebut, maka seluruh atribut atau alat peraga kampanye (APK) harus dilepas. Jika tidak, kata dia, berpotensi melanggar UU Pemilu karena digelar di luar jadwal.

“Kita ingatkan kepada peserta pemilu agar tidak melaksanakan kegiatan tersebut. Kalau pun dipaksakan mengadakan kegiatan ya harus tanpa atribut kampanye, atau bahan kampanye, atau alat peraga kampanye,” jelasnya.

Meski sudah mendapatkan larangan, Konser Gaspoll Satu Putaran Prabowo-Gibran di Jatim Expo Surabaya tersebut nyatanya tetap dilanjutkan.

Ketua Bawaslu Kota Surabaya Novli Bernado Thyssen yang berada di lokasi mengaku pihaknya sudah memberikan peringatan agar acara dihentikan. Namun, kata dia, situasi menjadi tidak kondusif dan panitia tetap mengacuhkan peringatan yang disampaikan oleh Bawaslu.

“Kami sudah imbau, tapi ketika konser terus diteruskan ya silakan, tetapi kami akan proses,” ujarnya kepada wartawan di Jatim Expo Surabaya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *