Kamis, 18 Juli 2024

Militer Iran Sebut Brigade Al-Qassam dan Al-Quds Dalam Kondisi Siap Berperang Jangka Panjang Melawan Israel

Ikuti Riaunews.com di Google Berita
 
Pasukan Hamas terus berjuang melawan penjajah Israel.

Taheran (Riaunews.com) – Dalam sebuah wawancara dengan jaringan berita Lebanon, Al-Mayadeen, Brigadir Jenderal Amir Ali Hajizade, komandan Pasukan Dirgantara Korps Pengawal Revolusi Iran (IRGC) Iran, menyampaikan pandangannya tentang kesiapan militer Brigade Al-Qassam dan Al-Quds, Senin (13/11/2023).

Brigade Al-Qassam adalah sayap bersenjata Gerakan Perlawanan Palestina Hamas dan Brigade Al-Quds adalah sayap bersenjata Gerakan Jihad Islam Palestina.

“Perlawanan telah mempersiapkan diri untuk perang jangka panjang,” kata Hajizadeh, sebagaimana dilasnir Tribunnews.

Dia menambahkan kalau kondisi lapangan “baik gerakan Hamas maupun Jihad Islam dalam kondisi baik.”

Menanggapi pertanyaan apakah Israel akan mampu melenyapkan Hamas, pejabat senior militer tersebut mengatakan, “Hamas mewakili sebuah gagasan, sebuah keyakinan, dan sebuah nama yang tidak dapat dihilangkan; sebaliknya, itu hanya (terus) tumbuh.”

Hajizade: Kami Siap Hadapi Semua Skenario

Dalam pernyataan sebelumnya, yang juga dibuat pada Senin, komandan tertinggi Dirgantara IRGC itu mengklaim AS tidak berani mengancam Iran dengan serangan militer.

“Washington “mengirimkan korespondensi ke Iran tiga kali dalam satu malam dan kata-kata dalam semua korespondensi ini berisi permintaan dan permohonan” untuk tidak meningkatkan ketegangan regional di tengah agresi Israel yang sedang berlangsung di Gaza,” katanya.

“Kami berada di puncak kekuatan kami dan kami telah mempersiapkan diri untuk segala kemungkinan,” katanya.

Hajizadeh mengatakan pertempuran telah menyebar ke Lebanon, di mana Hizbullah telah menargetkan pangkalan dan pos-pos militer pendudukan Israel.

Namun, konfrontasi mungkin akan semakin meningkat, ia memperingatkan, seraya menekankan kalau Iran siap menghadapi semua skenario yang mungkin terjadi.

Kelompok perlawanan di luar Palestina, terutama di Lebanon, Irak dan Yaman, telah melancarkan operasi tanpa henti terhadap basis pendudukan AS di Irak dan Suriah serta situs Israel di utara, untuk mendukung Perlawanan Palestina di Gaza.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *