Senin, 15 Juli 2024

Pegiat Medsos Bongkar Siapa yang Mendanai Survey Capres

Ikuti Riaunews.com di Google Berita
 
Saiful Mujani pendiri SMRC.

Jakarta (Riaunews.com) – Pegiat media sosial Lukman Simandjuntak menyebut lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) diibiayai oleh koalisi Ganjar Pranowo dan Indikator Politik Indonesia dibiayai oleh koalisi Prabowo Subianto.

Karenanya elektabilitas Ganjar Pranowo berada di posisi puncak pada hasil survei SMRC, Prabowo Subianto pun demikian dalam survei Indikator, sedangkan Anies Baswedan selalu kalah karena tidak membiayai survei.

“Masing-masing sibuk rekayasa opini, SMRC dibiayai koalisi Ganjar, hasilnya yang bersangkutan menang, Indikator dibiayai koalisi Prabowo, maka hasilnya yang bersangkutan yang menang. Koalisi Anies gak bayar, alhasil kalah melulu,” ungkapnya.

Lukman pun mengambil kesimpulan elektabilitas tertinggi dalam survei tergantung siapa pihak yang mendanainya. “Kesimpulan pemenang ditentukan siapa yang biayai, etika keilmuan survey gak penting,” imbuhnya dikutip populis.id dari akun X pribadinya, Senin (11/12/2023).

Sementara itu, dalam survei terbaru, namun bukan SMRC maupun Indikator, paslon nomor urut dua dari Koalisi Indonesia Maju Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka berada di posisi puncak.

Dalam jejak pendapat Litbang Kompas Desember 2023 Prabowo Subianto dan Gibran meraih elektabilitas 39,3 persen dalam survei yang digelar pada 29 November hingga 4 Desember 2023 itu.

“Pasangan Prabowo-Gibran unggul di hampir semua kategori sosio-demografis responden,” tulis peneliti Litbang Kompas Bambang Setiawan, dikutip dari Harian Kompas, Senin (11/12/2023).

Bambang mengatakan Prabowo-Gibran unggul pada pemilih perkotaan dan perdesaan dari laki-laki maupun perempuan. “Suara untuk Prabowo-Gibran juga lebih tinggi pada hampir semua kelompok pemeluk agama,” tulis Bambang.

Kemudian posisi kedua adalah paslon nomor urut satu dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN) dengan suara 16,7 persen, lalu disusul paslon nomor urut tiga dari PDIP Ganjar Pranowo dan Mahfud MD dengan 15,3 persen.

Survei pada Litbang Kompas dilakukan dengan 1.364 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi di Indonesia.

Tingkat kepercayaan dalam metode tersebut 95 persen dengan margin of error lebih kurang 2,65 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana serta dibiayai sepenuhnya oleh Harian Kompas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *