Kamis, 29 Februari 2024

Terungkap, Hari Terakhir Kampanye Pilpres di Jakarta Seharusnya Hanya AMIN

Ikuti Riaunews.com di Google Berita
 
Kampanye akbar terakhir paslon 01 Anies-Muhaimin akan digelar di Jakarta International Stadium (JIS) pada Sabtu (10/2/2024).

Jakarta (Riaunews.com) – Pada hari terakhir kampanye akbar pilpres 2024, dua pasangan calon, yakni pasangan calon nomor urut 1 dari Koalisi Perubahan capres Anies Baswedan dan cawapres Gus Muhaimin Iskandar atau AMIN serta pasangan calon 2 Prabowo-Gibran akan berada pada lokasi yang sama, yaitu di DKI Jakarta.

Pasangan AMIN akan menggunakan JIS (Jakarta International Stadium), sedangkan Prabowo-Gibran memakai Gelora Bung Karno (GBK). Timbul pertanyaan, kenapa pada kampanye berskala besar, terdapat dua pasangan calon berkampanye di wilayah yang sama pada 10 Februari 2024 tersebut.

Sekretaris Deputi Teritorial Timnas AMIN sekaligus liaison officer atau LO pasangan AMIN ke KPU Herry Dharmawan mengungkapkan berdasarkan pengaturan awal zonasi oleh KPU, tanggal 10 Februari 2024 seharusnya zona DKI untuk jatah pasangan AMIN.

“Berdasarkan pengaturan awal zonasi oleh KPU, tanggal 10 itu seharusnya zona DKI untuk jatah pasangan calon nomor urut 1 atau AMIN,” ujar Herry, Kamis (8/2/2024).

Herry mengungkapkan, zonasi awal dari KPU terlihat pada kolom tanggal 10 Februari 2024 paling kanan itu pasangan AMIN nomor urut 01 di zona B yang ada Jakarta-nya, sedangkan pasangan 2 itu bagiannya sebenarnya di Jabar dan Jatim zona C.

Herry mengaku hal ini merujuk pada pengaturan jadwal kampanye dari KPU. Namun, lanjut dia, saat pembahasan di KPU justru tim 02 meminta tiga hari kampanye tidak menggunakan aturan zonasi sebagaimana telah ditetapkan oleh KPU.

“Tapi saat rapat pembahasan bersama tim ketiga pasangan calon dan partai pendukung pada 14 Januari 2024, tim 2 minta pembagian di tiga hari terakhir masa kampanye tidak menggunakan aturan zonasi karena sudah terlanjur booking dan membayar venue di GBK,” jelas Herry.

Maka saat rapat tersebut, ungkap dia, disepakati bersama agar 02 diberi ruang untuk tetap bisa berkampanye di Jakarta dengan menggunakan GBK, dan pasangan nomor urut 01 atau AMIN di JIS. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *