Indra Yovi: Riau tidak mungkin terapkan herd immunty

Jubir penanganan Covid-19 Provinsi Riau, dr Indra Yovi.

Pekanbaru (Riaunews.com) – Dengan masih minimnya kesadaran dan kepedulian masyarakat menerapkan protokol kesehatan. Riau bisa saja menerapkan sistim Herd Immunity terkait kasus Covid 19. Tapi resikonya akan ada ratusan hingga ribuan orang warga Riau yang akan meninggal dunia atau 6 persen dari jumlah penduduk Riau.

Hal tersebut disampaikan Jubir satuan tugas penanganan Covid 19 Riau, dr Indra Yovi dalam konferensi pers, Kamis (6/8/2020), di Posko penanganan Covid 19 Riau, Gedung Daerah Pekanbaru.

Baca: Enggan tanggapi tantangan Jerinx, dr Yovi: Nanti malah jadi bodoh

Dikatakannya jika hal tersebut terjadi siapa yang bersedia atau siap menjadi korban. Apa lagi untuk Covid 19 ini lebih besar pada orang yang berusia lanjut atau orang tua.

“Jika itu terjadi pada orang tua kita, siapa yang mau mengorbankan orang tuanya dengan sistim ini. Di Amerika yang tidak menerapkan herd immunity saja sudah mencapai 150 ribu orang yang meninggal dunia. Apa. Mungkin Riau menerapkan itu,” jelasnya.

Selain itu tambahnya, sebagai tim Covid 19 atau sebagai profesi tenaga kesehatan ia juga mengatakan tidak akan pernah membiarkan hal itu terjadi. Karena kesehatan masyarakat itu merupakan tanggung jawab mereka sebagai dokter.

“Jadi kita tidak akan melaksanakan dan membiarkan hal itu terjadi. Dan kita akan terus berupaya maksimal untuk kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Di Riau ada sekitar hampir 7 juta pendudukduk, jika 6 persen ada puluhan bahkan ratusan gang akan meninggal dunia.

Baca: Syamsuar minta bupati/wali kota segera salurkan BLT Covid-19

“Hard Immunity itu kan membebaskan atau membiarkan masyarakat. Jika imun tubuhnya bagus bisa selamat kalu yang tidak sudah pasti jadi korban. Maka itu tidak mungkin diterapkan di Riau,” tuturnya.***

 

Sumber: MCR
Editor: Ilva

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *