
Pekanbaru (Riaunews.com) – Tingginya curah hujan dalam sepekan terakhir, membuat debit air di waduk PLTA Koto Panjang, Kampar mengalami peningkatan.
Hal ini membuat pengelola waduk Unit Layanan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) terpaksa membuka dua pintu pelimpahan (Spillway Gate), Rabu (29/4/2020).
Dengan adanya rencana pembukaan pintu PLTA ini, masyarakat Riau, khususnya bagi masyarakat yang berada sekitar sungai Kampar kembali dihadapkan dengan ancaman banjir.
Plt Manager PLTA Koto Panjang, Cecep Sofhan Munawar mengatakan, ada 2 pintu pelimpahan yang akan dibuka secara pada Rabu siang.
“Siang ini kita akan membuka 2 pintu pelimpahan waduk PLTA Koto Panjang. Kita melakukannya secara bertahap,” ujar Cecep.
Ia mengatakan, tahap pertama pembukaan pintu dilakukan pada pukul 12.00 WIB dengan tinggi bukaan pintu 50 Cm.
“Selanjutnya pada pukul 14.00 WIB kita akan melajukan pembukaan pintu kedua. Untuk ketinggian yang dibuka masih sama yaitu 50 Cm. Sehingga saat ini bisa disampaikan ada 2 pintu pelimpahan yang akan dibuka dengan ketinggian 50 Cm atau 2×50 Cm,” cakapnya.
Disampaikan Cecep lagi, pembukaan 2 pintu pelimpahan waduk ini dikarenakan adanya kenaikan inflow waduk yang menyebabkan naiknya elevasi waduk PLTA.
“Dengan adanya pembukaan 2 pintu pelimpahan ini, maka akan berdampak naiknya ketinggian permukaan air Sungai Kampar. Untuk itu, kepada masyarakat yang beraktifitas atau yang bertempat tinggal di sepanjang aliran sungai Kampar agar berhati-hati dan waspada jika sewaktu-waktu terjadi banjir,” imbaunya.***