Selasa, 21 Mei 2024

Serunya Promo Payday dan Tips Agar Belanja Tetap Hemat

Ikuti Riaunews.com di Google Berita
 
Sumber: expatica.com

Hari gajian yang sudah dinanti-nanti tiba. Anda tentunya memiliki banyak rencana untuk mulai berbelanja menggunakan uang tersebut. Mulai dari berbelanja kebutuhan sehari-hari, hingga membeli berbagai perangkat elektronik impian. Terlebih lagi, dengan banyaknya promo gajian atau promo payday yang bertebaran. Kesempatan agar dapat berbelanja berbagai produk favorit pun terbuka semakin lebar. Salah satu penawaran promo gajian yang tidak boleh Anda lewatkan adalah promo Big Payday dari Blibli. Berikut adalah ulasan tentang promo beserta mekanismenya yang menarik untuk Anda ketahui.

Tentang Promo Big Payday dari Blibli dan Mekanismenya

Promo Big Payday merupakan promo bulanan yang ditawarkan oleh Blibli. Setiap bulan, toko online Blibli menawarkan promo gajian ini setiap tanggal 25 – 27. Banyak pegawai perusahaan swasta yang menerima gaji mereka pada tanggal itu. Dengan adanya promo ini dapat membantu Anda menemukan harga terbaik saat membeli berbagai produk kebutuhan sehari-hari. Setiap bulan, promo ini menawarkan berbagai penawaran belanja hemat yang berbeda-beda. Untuk bulan Februari tahun 2021 ini, Anda memiliki kesempatan untuk meraih bonus cashback dengan total hingga mencapai 500 ribu rupiah. Tak hanya itu, Anda juga bisa meraih berbagai brand deals dengan harga menarik.

Penawaran free ongkir selama masa promo ini tentunya jangan sampai terlewatkan. Promo Big Payday ini juga menawarkan layanan pengiriman kilat untuk produk-produk tertentu. Layanan pengiriman kilat ini berlaku untuk transaksi produk di area yang sama. Anda bisa menikmati layanan cepat tersebut dengan berbelanja produk dengan label GO-SEND. Produk akan segera sampai di rumah Anda dalam waktu 2 jam saja. Ini tentunya sangat berguna bagi Anda yang perlu untuk membeli produk-produk darurat, seperti obat-obatan untuk anggota keluarga yang sakit. Untuk mengikuti promo ini, Anda cukup memilih produk-produk yang dibutuhkan dan terdaftar di dalam katalog promo. Belanja hemat di saat tanggal gajian pun bisa terlaksanakan.

Tips Mengendalikan Hasrat Berbelanja di Hari Gajian

Dengan adanya banyak uang di tangan, tentunya membuat Anda jadi lebih mudah kalap. Uang yang Anda miliki saat ini seakan sudah sangat cukup untuk membeli berbagai barang kebutuhan maupun barang-barang yang selama ini diinginkan. Tapi, jangan kaget jika di pertengahan bulan, saldo rekening Anda sudah kembali memasuki angka merah. Ini biasanya jadi penanda bahwa Anda butuh kemampuan pengendalian diri yang lebih baik saat sedang berbelanja. Tidak perlu takut khilaf saat sedang berbelanja setelah gajian. Asalkan, Anda mengikuti ulasan tips berikut ini.

1. Pertimbangkan Tujuan Anda Sebelum Membeli Produk Tersebut

Sesekali memanjakan diri dengan membeli barang-barang yang Anda suka memang boleh-boleh saja. Namun, lama-kelamaan Anda jadi menghabiskan uang untuk barang-barang yang sebenarnya tidak terlalu berguna. Melihat mug lucu atau alat masak kekinian dengan desain  dan fitur yang modern memang membuat Anda ingin segera menekan tombol “Beli”. Namun, ada baiknya untuk benar-benar menanyakan pada diri sendiri akan tujuan dari membeli barang tersebut. Apakah barang tersebut benar-benar Anda butuhkan? Apakah benda tersebut akan benar-benar memberikan manfaat? Jika Anda tidak bisa menemukan tujuan jelas dari membeli barang tersebut, maka bisa jadi sebenarnya Anda tidak benar-benar membutuhkannya. Lebih baik simpan uang Anda untuk membeli barang yang memang benar-benar berguna.

2. Praktekkan Peraturan 10-Minutes Rule

Belanja gila-gilaan seringkali disebabkan akibat keinginan yang impulsif dan tidak melalui pertimbangan yang matang. Jika ini seringkali terjadi pada Anda, coba lakukan jeda selama 10 menit. Jika Anda menemukan suatu barang yang menarik perhatian namun sebenarnya tidak dibutuhkan, coba tinggalkan layar smartphone atau toko tersebut untuk berkeliling. Selama waktu 10 menit, cobalah untuk melakukan hal-hal lain.

Misalnya, dengan duduk-duduk di foodcourt atau membersihkan rumah jika Anda berbelanja online. Jika setelah 10 menit ternyata barang tersebut masih hinggap di dalam pikiran Anda, maka boleh-boleh saja membelinya. Aturan 10 menit ini hanya berlaku jika Anda ingin membeli produk dengan harga yang murah. Semakin mahal barang yang ingin Anda beli, maka semakin lama pula waktu yang dibutuhkan untuk berpikir ulang.

3. Hindari Menggunakan Aplikasi M-Banking

M-Banking merupakan layanan perbankan yang sangat memudahkan aktivitas transaksi modern. Dengan menginstall aplikasi M-Banking, Anda dapat mengecek transaksi yang masuk, atau bahkan melakukan transfer tanpa harus pergi ke ATM. Melakukan top-up dompet virtual juga terasa lebih mudah dengan adanya M-Banking.

Namun, di balik kemudahan tersebut, M-Banking dapat mengakibatkan Anda menjadi lebih mudah khilaf saat berbelanja. Karena, semua transaksi bisa langsung dilakukan dengan sangat mudah dan cepat. Tentunya, Anda pun jadi lebih mudah dalam melakukan transfer untuk pembelian di toko online maupun di outlet pusat perbelanjaan. Ada baiknya untuk tidak menggunakan aplikasi M-Banking. Atau, gunakan saja aplikasi M-Banking yang terhubung dengan rekening tabungan.

4. Ketahui “Trigger” dari Kebiasaan Belanja Anda

Kebiasaan belanja berlebihan juga bisa disebabkan oleh faktor psikologis. Bisa jadi, Anda jadi lebih sering belanja secara impulsif saat sedang merasa sedih atau stres. Tidak hanya emosi negatif saja, Anda juga bisa saja jadi dipengaruhi rasa senang yang amat sangat. Sehingga, mengakibatkan Anda jadi membeli berbagai macam barang tanpa berpikir panjang. Oleh karena itu, ada baiknya untuk mengenali “trigger” atau pemicu dari kebiasaan belanja Anda. Apakah Anda tipe orang yang suka berbelanja untuk menyegarkan pikiran saat sedang stres? Atau justru berbelanja menjadi cara berekspresi saat Anda sedang merasa sangat berbahagia.

Dengan mengetahui pemicu, Anda pun jadi lebih bijak dalam menyikapinya. Misalnya, saat dorongan untuk berbelanja tersebut muncul, Anda dapat mengingat kembali barang-barang yang sudah dibeli namun berujung tidak pernah digunakan yang masih ada di rumah. Dengan demikian, tentunya Anda pun akan berpikir dua kali sebelum membeli benda-benda yang sebenarnya tidak dibutuhkan.

Selain itu, Anda juga bisa mengalihkan hasrat berbelanja secara impulsif tersebut dengan melakukan hobi-hobi baru. Misalnya, alih-alih melakukan window shopping, Anda dapat berkaraoke dengan menggunakan aplikasi karaoke di smartphone bersama teman-teman. Anda juga bisa belajar mencurahkan emosi yang dirasakan dengan kegiatan menggambar atau menulis di dalam buku diary. Tentunya, hal tersebut jauh lebih baik dan hemat dibandingkan berbelanja secara berlebihan.

5. Bawa Budget Uang yang Terbatas Saat Berbelanja

Salah satu kesalahan yang paling sering dilakukan adalah, Anda membekali diri sendiri dengan uang tunai yang cukup banyak saat berbelanja. Padahal, hal tersebut dapat membuat Anda merasa “aman” dan membeli barang-barang yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan. Oleh karena itu, ada baiknya untuk membawa budget uang dalam jumlah yang pas. Sebelum berbelanja, bawa serta daftar belanja yang Anda buat.

Akan lebih baik lagi jika Anda juga membuat perincian masing-masing harga dari produk yang akan dibeli. Jikapun Anda membutuhkan budget tambahan, usahakan agar tidak melebihi perkiraan anggaran budget yang ada. Dengan membawa uang yang pas, Anda akan berpikir ulang sebelum membeli produk-produk yang tidak penting.

6. Bayar dengan Uang Tunai

Bagaimana jika Anda berbelanja secara online? Alih-alih transfer, sebaiknya pilih metode pembayaran tunai atau COD. Metode ini sangatlah berguna apabila Anda membeli di toko yang berada di satu daerah dengan domisili rumah. Dengan menggunakan layanan COD, Anda tidak hanya dapat menjamin barang yang dipesan benar-benar dalam kondisi yang bagus. Pembayaran dengan uang tunai juga membantu Anda dapat melacak pengeluaran menjadi lebih mudah. Anda pun biasanya akan menjadi lebih sadar saat sedang berbelanja. Sehingga, Anda menjadi lebih berhati-hati sebelum membeli barang yang diinginkan.

7. Hindari Menggunakan Kartu Kredit atau Kartu Debit

Saat dalam kondisi tidak membawa uang cash maupun M-Banking, pembayaran dengan kartu debit memang sangat membantu. Namun, hal tersebut bisa menjadi pintu pemborosan jika Anda tidak hati-hati. Sebisa mungkin, hindari menggunakan layanan gesek kartu debit, kecuali dalam kondisi darurat. Selain itu, ada baiknya untuk tidak menggunakan kartu kredit. Pasalnya, kartu kredit memungkinkan Anda untuk membeli barang-barang mewah, sedangkan uang belum ada di tangan. Anda jadi harus membayar cicilan tersebut tiap bulan. Terlambat membayar cicilan dapat berakibat pada penumpukan bunga yang membuat biaya pelunasan berikutnya menjadi lebih mahal.

8. Hindari Berbelanja dengan Teman-teman

Berbelanja bersama teman-teman memang terasa sangat menyenangkan. Namun, hal tersebut juga bisa menjebak Anda ke dalam kebiasaan belanja impulsif. Saat bersama teman, biasanya Anda jadi terpengaruh untuk membeli apapun yang mereka beli. Apalagi, jika Anda tergabung ke dalam clique dengan orang-orang yang sangat hobi belanja. Anda pun jadi terpaksa untuk ikut berbelanja barang-barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan hanya agar bisa menikmati waktu bersama teman-teman. Berbelanja dengan teman sesekali memang tidak ada salahnya.

Namun, ada baiknya untuk mencari kegiatan lainnya yang lebih bermanfaat dan hemat. Jika Anda mau mencari, sebenarnya ada banyak sekali kegiatan menyenangkan dan gratis yang bisa dilakukan bersama dengan teman-teman. Misalnya, seperti berjalan-jalan santai di taman kota atau berpiknik sambil membawa masakan masing-masing. Bermain games juga bisa menjadi kegiatan murah-meriah yang sangat menarik untuk dilakukan.

9. Lihat ke Sekeliling Rumah Sebelum Membeli

Anda bisa jadi jatuh hati dengan meja rias model terbaru, atau ingin memiliki set pakaian cantik yang melintas di sosmed. Walaupun keinginan untuk membeli terasa menggebu-gebu, ada baiknya untuk menekan tombol pause untuk berhenti sejenak. Cobalah untuk melihat rak pakaian, dapur, dan ruangan lain di rumah Anda. Apakah Anda benar-benar butuh untuk membeli pakaian baru?

Padahal, ada banyak sekali trik mix and match yang bisa dilakukan dengan koleksi pakaian yang sudah ada. Anda juga bisa coba mengintip ke bagian gudang. Siapa tahu, Anda menemukan perabotan lama yang walaupun berdebu namun masih layak untuk dipakai. Dengan melihat lebih teliti ke sekeliling, bisa jadi Anda menemukan barang-barang berguna yang bisa dipakai tanpa harus keluar uang ekstra.

10. Ingat Berapa Lama Waktu yang Dipakai untuk Bekerja Demi Mendapatkan Uang Itu

Saat gajian, memang Anda serasa menjadi milyuner dan dapat membeli berbagai macam barang bermerek. Namun, ketika keinginan tersebut muncul, cobalah mengingat-ingat waktu yang Anda habiskan saat bekerja demi mendapatkan uang tersebut. Tentunya, Anda harus memeras otak maupun tenaga untuk memperoleh uang yang ada di dalam rekening saat ini. Yang jelas, Anda akan merasa kesal jika uang yang didapatkan dengan susah payah tersebut melayang tanpa bekas, bukan? Dengan memikirkan lamanya waktu Anda bekerja demi mendapatkan uang tersebut, maka akan semakin urung pula niat untuk berfoya-foya.

Demikianlah sejumlah tips yang bisa Anda manfaatkan saat berbelanja di awal bulan. Jangan lupa, sisihkan uang untuk kebutuhan menabung atau investasi. Tentunya, hal tersebut akan sangat berguna untuk masa depan Anda. Siap berbelanja dengan bijak?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *