
Dumai (Riaunews.com) – Mahasiswa Universitas Riau, memberikan kontribusinya kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 dengan membentuk tim relawan guna membantu memutus rantai penyebaran virus corona di wilayah Kelurahan Bintan, Kecamatan Dumai Kota, Kota Dumai.
Tim kuliah kerja nyata (Kukerta) Unri yang beranggotakan 5 orang, yakni Indah Noviyani, Siti Desma Syahrani, Sri Wahyuni, Sri Winda Maisita, Fiona Aristi ini membentuk tim relawan Covid-19 di Kelurahan Bintan, untuk membantu pemerintah dalam menekan penyebaran virus asal Wuhan, China ini.
Baca: Tim Kukerta UNRI Taja Pelatihan Budidamber di Kampar
Kepada Riaunews.com, Indah Noviyani selaku ketua kelompok relawan di Kelurahan Bintan mengatakan bahwa mereka akan melaksanakan Kukerta selama dua minggu.
“Dalam rentang waktu itu kami menyusun sejumlah program, salah satunya adalah dengan membuat alat pelindung diri (APD) berupa face shield,” kata Indah melalui pesan eletronik yang dikirimkan ke redaksi, Rabu (17/6/2020).
Dijelaskannya, face shield tersebut dibuat dengan memanfaatkan barang-barang yang ada di sekitar dan mudah didapatkan seperti, plastik mika transparan, busa/foam, karet kain, dan dipercantik dengan stiker agar lebih terlihat menarik.
“Selanjutnya APD tersebut kami serahkan ke pihak Kelurahan Bintan, dengan harapan bisa mengurangi resiko droplets, melindungi ketika berinteraksi langsung dalam jarak dekat saat melayani masyarakat, dan mengurangi sentuhan tangan dengan wajah. Jadi, staf kelurahan dapat bekerja lebih aman,” ucap Siti Desma.
Sementara itu, Lurah Bintan Joko Susilo sangat mengapresiasi kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Riau tersebut.
Baca: Cegah Covid-19, Tim Kukerta Unri semprotkan disinfektan ke sejumlah lokasi di Sidomulyo Barat
“Kegiatan Kukerta ini sangat membantu kami dalam penanganan virus corona. Saya sangat berterima kasih kepada Tim Relawan Unri, semoga hasil kerja yang diberikan dapat bermanfaat,” kata Joko Susilo.
Sebelum itu, Tim Kukerta Kelurahan Bintan juga telah membagikan masker dan handsanitizer secara gratis kepada masyarakat setempat, membuat dan menempelkan poster edukasi mengenai virus corona di tempat umum.
“Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap mampu membantu pemerintah di Kelurahan Bintan dalam memutus rantai penyebaran virus corona,” pungkas Sri Winda Maisita.***